TVRINews, Sulawesi Tenggara
Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS Sulawesi Tenggara berkolaborasi dengan Tunas Muda Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dan DPD Real Estate Indonesia atau REI meluncurkan program Gotong Royong Bedah Rumah.
Program yang resmi diluncurkan pada Rabu, 30 September 2026 tersebut menyasar 200 unit rumah warga kurang mampu yang tersebar di 17 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara. Setiap unit rumah mendapatkan alokasi anggaran sebesar 50 juta rupiah.
Program ini menjadi salah satu upaya lintas lembaga dalam menyediakan hunian yang lebih layak sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kepala BAZNAS Sultra, Punardin, mengatakan target awal program sebanyak 200 unit rumah masih berpotensi bertambah. Hal tersebut menyusul adanya tambahan dana sekitar 400 juta rupiah dari hasil pengumpulan yang dilakukan.
Tambahan anggaran tersebut diperkirakan dapat digunakan untuk membedah sekitar 13 unit rumah tambahan. Namun, penetapan penerima manfaat masih akan melalui pendataan dan verifikasi.
BAZNAS Sultra juga melakukan pendataan calon penerima manfaat dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat dan mengacu pada data penerima bantuan sosial berdasarkan kategori desil. Prioritas diberikan kepada masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 hingga desil 4.
“Target awal itu 200. Setelah berjalan, pengumpulan ternyata melebihi. Dana yang ditambah kurang lebih 400 juta. Kalau dibagi, kurang lebih 13 unit rumah lagi. Nantinya kita rinci dulu, lalu kami bersurat lagi ke BPK untuk tambahan datanya. Karena data kita, saya perlu sampaikan kepada masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni bisa berkoordinasi ke PPPKP. Rumah-rumah yang kita benahi ini merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden,” jelas Kepala BAZNAS Sultra, Punardin, dikutip Kamis, 1 Oktober 2026.
Sementara itu, salah satu penerima manfaat program, Abdurahman, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap pelaksanaan program mendapat pengawasan sehingga proses perbaikan rumah dapat berjalan hingga selesai dengan baik.
“Saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas bantuan ini,” ungkap Abdurahman, penerima manfaat.
Melalui program Gotong Royong Bedah Rumah, BAZNAS Sulawesi Tenggara berharap kolaborasi lintas lembaga dapat membantu masyarakat kurang mampu memperoleh hunian yang lebih layak. Program tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat yang menjadi penerima manfaat.










